Strategy For Next Target

Memasuki masa akhir tahun seperti saat ini, banyak perusahaan mulai mempersipkan diri untuk melangkah di tahun berikutnya, berbagai upaya dan strategi serta evaluasi dilakukan agar bisa lebih baik di tahun yang akan datang. Namun kebanyakan perusahaan kecil dan menengah, jarang sekali melakukan pemikiran tentang penyusunan “Strategi” yang terarah, kebanyakan pebisnis hanya “mengalir” saja dan melakukan bisnisnya seperti “biasanya”, dan kadang2 mencoba beberapa hal baru yang kalo gagal akan digantikan dengan yang lain. Bagaimana dengan perusahaan Besar?

Berbicara mengenai sebuah strategi, size atau ukuran bukan merupakan patokan bahwa strategi yang dihasilkan akan lebih baik, yang perlu dipahami sebelumnya adalah bagaimana sebuah bisnis itu bisa berjalan. Sebuah bisnis itu setidaknya dikatakan bisa berjalan disebabkan karena adanya 3 hal : Pertama: Target, sebuah target akan menunjukan tujuan akhir dari proses yang ingin dicapai, perusahan yang tidak punya target apakah masih bisa disebut perusahaan? Kedua: Strategic, bagaimana sumberdaya yang dimiliki bisa diarahkan untuk mencapai target yang diinginkan, Ketiga: Taktik, pilihan tindakan untuk bisa mengimplementasikan strategi yang sudah kita buat.

Tiga esensi dasar dari sebuah bisnis (target, strategi, tactic) akan lebih baik jika dalam proses penetapannya harus berpegangan sebuah prinsip yaitu, Focused (jelas arahnya), Acieveable ( dapat dicapai), Compelling (mayakinkan semua pihak), Simple (mudah dilakukan) atau bisa kita singkat dengan FACS. Setelah memahami esensi dasar dari sebuah bisnis, kita bisa tau bahwa strategi bisa menjadi salah satu kunci utama maju dan tidaknya sebuah bisnis. perubahan dalam dunia bisnis telah membawa perubahan pula dalam mindset untuk menciptakan sebuah strategi bisnis, dari Comparative Advantage ke Competitive Advantage. perubahan ini membuat kita berpikir lebih jauh dan lebih dalam serta jeli dalam membangun sebuah strategi bisnis.

Sebuah strategi dibangun umumnya didasari oleh sebuah analisa yang disebut analisa 3C, yaitu; Customer, Competitor, dan Company, dengan memanfaatkan tools yang disebut dengan SWOT, kita mengkaji 3C untuk memberi masukan atas strategi yang akan kita buat. ditengah semakin sengitnya persaingan bisnis, membuat kita memutar otak kita untuk berpikir tidak hanya untuk bisa bertahan, tapi juga bagaimana agar bisa memenangkan kompetisi dalam bisnis itu sendiri. Salah satu pendekatan strategi bisnis yang saat ini tengah naik daun adalah strategi bisnis yang dikenal dengan “Customer Orientation”. Esensi dari strategi ini adalah menjadikan customer sebagai sentral strategic dalam strategi bisnis yang kita lakukan, atau dengan kata lain adalah apa yang akan kita lakukan dalam bisnis kita, kita harus memasukan unsur customers didalam pertimbangan akhirnya.

menitiktekankan pada customers value saat ini telah menjadi salah satu strategi yang efektif dalam dunia bisnis saat ini. untuk bisa menghasilkan customer value dalam bisnis kita, setidanya ada 3 strategi yang perlu diperhatikan jika kita ingin menciptakan customer value dalam strategi bisnis kita; Pertama, Operational Excellent, sistim operasi bisnis yang hebat akan mampu menghasilkan product atau service yang “Low Cost” yang bisa dijadikan “Value” untuk pelanggan, dan kuncinya adalah Formula, SOP jelas, Pengawasan melekat. Kedua, Product Leadership, ini bisa kita sebuat sebagai keunggulan product kita, keunggulan itu bisa dalam inovasi, design, branding & Stories. kunci untuk bisa mngehadapi pasar yang dinamis adalah belajar untuk “out the box” dalam timing dan product yang pas. Ketiga, Customers Intimacy, kedekatan dengan pelanggan bisa dilakukan asalkan kita mau menjadi lebih fleksibel, cepat dalam merespon , dan bagaimana memberi solusi kepada customers kita.

Untuk bisa menerapkan ketiga strategi itu dalam menciptakan value secara bersamaan tentulah akan sulit, untuk itu perlu dipikirkan kita ingin mulai dari mana, contoh Amazon.com, mengawalinya dengan menerapkan customer intimacy, setelah besar kemudian mulai mengembangkan sebuah operational excellent yang baik juga. sebuah strategi yang dibangun tentunya karena adanya target yang ingin dicapai. kebanyakan target dalam dunia bisnis umunya adalah bicara mengenai “growth”,yang bisa berupa nilai penjualan, market share, product awearnest, segmentation progress, dll. growth adalah sesuatu yang tidak boleh tidak terjadi dalam sebuah bisnis, bisa anda bayangkan jika ada sebuah bisnis yang tidak mengalami growth, tentu bisnis itu akan segera mati dan kita pasti tidak ingin bisnis kita mati sia-sia. secara umum kita tau bahwa growth itu bisa bergerak Vertikal dan Horizontal, atau yang disebut dengan vertical growth dan horizontal growth.

yang seringkali yang kita temuni dalam dunia bisnis saat ini adalah para pebisnis lebih memfokuskan pada horizontal growt ketimbang vertikal growth, padahal semestinya kedua jenis growth ini bisa menghasilkan pertumbuhan dalam bisnis kita. apalagi dalam dunia perdagangan, fokus untuk menambah jumlah customer menjadi landasan untuk peningkatan omset penjualan, dan efeknya adalah omzet by customer akhirnya terabaikan. ini yang saat ini perlu dirubah, sebab dengan kondiri pasar yang semakin sempit, yang dibutuhkan oleh perusahaan adalah “loyal customer”. dengan memiliki beberapa loyal customer kita bisa mengasilkan growth dalam penjualan kita, dan untuk itu kita perlu sebuah strategi untuk bisa menghasilkan sebanyak mungkin loyal customer dalam bisnis kita.

Oleh karena itu untuk tahun yang akan datang, kita perlu mulai membangun strategi yang bisa memberikan value added bagi customer kita sehinggan pada akhirnya mampu melahirkan customer-customer yang loyal pada produk dan jasa yang kita miliki yang pada akhirnya akan mampu menghasilkan pertumbukan baik secara vertikal maupun horisontal sehinggan target pertumbuhan dalam tahun depan yang diharapkan bisa menjadi kenyataan.

“Sudahkan Anda Mempersiapkan Strategi Itu Sekarang ?”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s