ESENSI CUSTOMER VALUE PADA PRODUK ANDA

Kemarin sore sambil menunggu agenda selanjutnya, saya menghabiskan waktu saya di
sebuah tempat minum kami yang dimiliki oleh teman TDA surabaya. Karena
sendirian, maka saya pun memilih untuk melakukan aktivitas online dan selama
beraktivitas tersebut, saya menghabiskan waktu saya dengan bergabung dalam
diskusi dengan beberapa rekan yang ada pada networking saya di salah satu situs
Sosial Media (LinkedIn)yang saat itu sedang membahas topik tentang customer
value.

seringkali kita berfikir apa value yang ada pada produk kita yang dinginkan oleh
konsumen ? bagaimana kita mampu memberikan value tersebut kepada konsumen kita?
saat ini mengelola customer value menjadi salah satu strategi paling ampuh untuk
bisa lebih kompetitif pada konsisi persaingan yang semakin berat saat ini.
berbagai bisnis semakin berlomba untuk bisa memenuhi customer value. seperti
yang sudah pernah saya tulis dalam tulisan saya sebelumnya bahwa strategi untuk
menghasilkan customer value dapat dilakukan melalui 3 strategi : Operational
Excellent, Product Leadership, Customers Intimacy. Anda bisa memilih salah satu
strategi tersebut yang sesuai dengan bisnis anda untuk membangun customer value
di bisnis anda.

untuk bisa tau value apa yang ingin anda berikan ke konsumen anda, terlibih
dahulu anda harus tau apa yang ingin anda jual dari produk anda. Dengan memahami
apa yang ingin anda jual dari produk anda, maka secara tidak langsung anda akan
dapat mengidentifikasi kebutuhan dan tujuan dari konsumen anda untuk membeli
produk anda. sebab pada prinsipnya produk yang kita jual hanyalah sarana yang
digunakan oleh konsumen kita untuk mencapai apa yang mereka inginkan.

misalkan sebuah produk kecantikan, sebenarnya apa yang dia jual ? merka
sebenanya tidak menjual lispstik, eyeshadow, pelembab, dll. namun sebenarnya
yang mereka jual salah satunya adalah “Cinta”. Karena sebenarnya konsumen
membeli produk kosmetik tersebut adalah untuk bisa membuat dirinya menjadi lebih
cantik dan kemudian berdampak semakin disayangi dan dicintai oleh pasangannya.
contah yang lain, Mercedez Benz, apa sebenarnya yang dijual ? mereka tidak
menjual sebuah alat transportasi, tetapi sebenarnya yang mereka jual adalah
“Kebanggan” “Eksistensi”. untuk bisa memberikan value bagi konsumen anda, maka
nada perlu tau tujuan dari konsumen anda yang mampu di penuhi oleh produk anda
itu apa. jangan terjebak pada tujuan sesaat yang dimiliki oleh konsumen,
misalnya dalam kosmetik itu adalah “cantik”, anda harus mampu lebih
mengidentifikasikan tujuan konsumen tersebut lebih mendalam yaitu “ingin lebih
dicintai/disayangi pasangan”.

Dengan memahami dan mengidentifikasi apa yang menjadi tujuan akhir dari klien
atas sebuah produk, kita bisa memposisikan produk kita sebagai media yang
efektif untuk bisa mencapai tujuan dari konsumen kita. ingat, kodak tidak
menjual sebuah kamera, tapi menjual moment. Dengan memahami apa yang menjadi
tujuan konsumen maka kita bisa sukses dalam menghasilakan customer value pada
bisnis kita dan membuat kita menjadi lebih kompetitif dimasa yang akan datang.

“SUKSES SELALU UNTUK BISNIS ANDA”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s