Survive in Business Competition

Rasanya tinggal beberapa bulan lagi kita akan melewati tahun 2012, tapi saya sudah mendapati beberapa rekan bisnis saya harus menghadapi kenyataan bahwa bisnis yang sudah dia bangun selama ini harus diakhir sampai disini. rasanya apa yang sudah dikorbankan selama ini sepertinya sia-sia saja, walaupun beberapa diantara mereka mencoba menghibur diri dengan mengatakan bahwa mereka telah merasakan manisnya bisnis mereka, namun apakah betul seperti itu?. saya pikir tidak ada satupun pebisnis yang berfikir bahwa bisnisnya suatu saat pasti akan mati, kenapa? karena dia telah memberikan separuh hidupnya dan mengorbankan waktu, dan tenaga, serta sumberdaya yang dia miliki untuk bisa membangun dan mempertahankan bisnisnya dan bagi saya tidak mungkin bisa dibandingkan dengan sejumlah uang yang sudah dia terima dari bisnis tersebut.

Yang membuat saya tercengang ketika bertemu dan berdiskusi dengan kolega bisnis saya yang menutup bisnisnya, mereka semua memiliki mindset yang kurang lebih sama dalam mensikapi kondisi yang mereka hadapi. apa kesamaannya :

1. mereka sama-sama menyalahkan kompetisi sebagai kambing hitam kejatuhan bisnis mereka. bukannya bisnis untuk maju dan berkembang membutuhkan yang namanya kompetisi. kompetisi akan selalu membuat bisnis kita menjadi mawas diri dan terus berinovasi.

2. meraka menganggap bahwa jika satu bisnis hilang, meraka bisa membuat yang baru. menurut sebuah survey sebuah lembaga yang konsern dengan entreprenuer didapati bahwa di Indonesia didapati  bahwa seorang entreprenur memiliki bisnis lebih dari satu dalam waktu yang rela pendek.  Hal ini menurut  mereka mungkin didorong oleh kemudahan secara legal untuk mendirikan perusahaan di Indonesia.

Namun menurut saya justru bukan itu, namun lebih kepada kesadaran dan karakteristik dari mayoritas pebisnis yang saya temui cenderung menganggap bisnis meraka hanya sebagai tempat untuk mendapatkan penghasilan semata dan belum melihatnya sebagai capital aset yang suatu saat bisa memberian revenue yang lebih besar dari apa yang bisa anda dapatkan sekarang.

Jika anda  berfikir bahwa bahwa anda akan selalu bisa mengganti perusahaan yang telah mati dengan perusahaan yang baru, maka anda salah. kenapa demikian, sebab jika bisnis itu kita ibaratkan mobil, mungkin mobil lama kita sudah tidak layak lagi untuk digunakan karena kondisi fisik yang sudah penyok karena bekas tabrakan disana-sini atau enggine performance yang tidak lagi mampu lagi menahan dan menggerakan beban yang dimiliki, dan mungkin masih banyak penyebab yang mendasari kita mengganti mobil kita. tetapi jika cara kita mengemudikan dan merawat mobil kita tidak ikut berubah, maka hasil akhirnya sudah bisa dipastikan bahwa kita akan terus mengganti mobil kita dengan mobil yang baru karena alasan yang sama. “…that’s nothin wrong with the gun, it’s all about man behind the gun”(Kennedy), jadi mungkin seharusnya yang anda lakukan  adalah “changes the way you run your business not business it self”.

Artinya bahwa kita harus bisa lebih cerdas sebagai entrepreneur dan lebih inovatif sebagai pesaing dalam menghadapi kompetisi bisnis saat ini. ada 3 faktor fundamental yang harus dimiliki oleh sebuah bisnis untuk bisa bertahan dan berkembang dalam kondisi kompetisi saat ini:

1. Memiliki Competitive Advantage, anda bukan hanya membutuhkan sesuatu yang membuat bisnis anda berbeda dengan kompetitor tapi harus “lebih baik” dan “lebih menarik” bagi konsumen. lebih baik, karena bisnis anda bisa memberikan solusi total bagi kebutuhan konsumen, dan menjadi lebih menarik karena produk/jasa anda bisa memberikan value added lebih kepada pelanggan anda dan itu bisa dirasakan oleh pelanggan anda baik secara langsung maupun tidak langsung.

2. Memiliki Networking, dengan perkembangan kondisi bisnis saat ini networking menjadi salah satu senjata paling ampuh untuk membantu bisnis anda. anda membutuhkan sebuah  networking yg bisa meleverage perkembangan bisnis anda, bagaimana caranya?  anda harus bisa membangun dan tau bagaiamana memanfaatkan networking anda untuk menghasilkan sinergi-sinergi yang bisa mendorong perkembangan bisnis kita  bukan sekedar networking yang berdasarkan atas angka saja.

3. Memiliki Security Business, ini adalah aspek yang sering kurang mendapat perhatian yang serius dari kebanyakan pebisnis. saya melihat bahwa mungkin karena persepsi tentang keamaan itu sendiri yang berbeda-beda antara pebisnis. kalo saya boleh menggambaran jika bisnis kita itu diibarkan sebagai sebuah komputer, maka  security bisnis dalam hal ini adalah anti virusnya. jika internet itu adalah saya ibaratkan sebuah kompetisi, maka ketika kita memutuskan untuk menggunakan internet anda harus pastikan bahwa komputer dan data dalam komputer anda akan terlindungi dari virus-virus online berbahaya yang semakin banyak dan semakin canggih pengaruhnya bagi komputer kita, dan anda membutuhkan anti virus yang mampu memaksimalkan proteksi bagi komputer dan data anda.

Dengan memiliki ketiga aspek diatas, setidaknya bisa menjadi parameter kesiapan kita dalam memasuki dan memenangkan kompetisi dalam bisnis kita. ingat bisnis dibangun bukan saja untuk menjadi tempat sumber penghasilan saat ini saja, tapi menjadi legacy yang bisa dimanfaatkan dan dikembangkan oleh generasi sesudah kita.

Sukses Selalu untuk bisnis anda.

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s